Uncategorized

Himbauan KBRI terhadap Executive Actions on Immigrations

Pada tanggal 20 November 2014, Presiden Obama menyampaikan sebuah pidato yang mengenai Executive Actions on Immigrations. Secara garis besar, Executive Actions tersebut akan memberikan perlindungan bagi sekitar 5 juta orang imigran gelap di Amerika Serikat dari ancaman deportasi.

Meski telah diumumkan, namun kebijakan ini belum efektif berlaku pada saat ini, dan U.S. Citizens and Immigrations Services (USCIS) belum dapat menerima aplikasi untuk menindaklanjuti kebijakan-kebijakan yang diumumkan Presiden Obama tersebut hingga setidaknya 90 s.d. 180 hari ke depan, atau hingga adanya perkembangan lebih lanjut. Informasi detail mengenai Executive Actions on Immigrations dimaksud dapat dilihat di website USCIS, sebagai berikut: http://www.uscis.gov/immigrationaction.

Perlu digaris bawahi bahwa sesuai penjelasan Presiden Obama dalam pidato tanggal 20 November 2014, Executive Actions tersebut bukan merupakan sebuah amnesty atau kebijakan untuk melegalkan status imigrasi seseorang, namun hanya merupakan upaya untuk menangguhkan proses deportasi dengan pertimbangan penyatuan keluarga. Kebijakan ini lahir karena adanya kebuntuan pembahasan RUU Imigrasi di Kongres. Selain itu, kebijakan ini juga memerlukan proses aplikasi dari para imigran gelap yang ingin menghindari proses deportasi.

Jika seorang imigran gelap kelak memutuskan untuk ikut mendaftar dan diputuskan tidak memenuhi syarat, atau terjadi perkembangan situasi yg berbeda di Kongres, maka pemohon harus siap dengan segala kemungkinan.

Dalam kaitan ini, KBRI menghimbau para WNI yang berada di Amerika Serikat untuk memiliki Dokumen Perjalanan RI (Paspor RI) yang masih berlaku, serta mematuhi ketentuan dan peraturan keimigrasian yang berlaku.

Demikian, terima kasih.

Washington, D.C., 24 November 2014

–o0o–