COVID-19 Featured

Wabah Virus Korona dan Langkah-Langkah Perlindungan WNI di Amerika Serikat oleh KBRI Washington DC dan KJRI se-Amerika Serikat

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020 menyatakan wabah penyakit virus korona (COVID-19) sebagai pandemi global yang telah menyebar ke seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat. Pada tanggal 13 Maret 2020, Presiden Donald Trump mengumumkan keadaan darurat nasional, setelah sebelumnya lebih dari 30 Negara Bagian di Amerika Serikat termasuk distrik ibukota Washington, D.C. mendeklarasikan kondisi darurat.

Sejak merebaknya wabah virus korona di Amerika Serikat, Kedutaan Besar RI (KBRI) Washington DC telah dan terus melakukan koordinasi dengan Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Chicago, Houston, Los Angeles, New York, dan San Francisco guna memperkuat sinergi dalam rangka perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di seluruh wilayah Amerika Serikat.

Selain itu, KBRI dan setiap KJRI di wilayah kerja masing-masing telah melakukan diseminasi informasi kepada WNI di Amerika Serikat serta melakukan berbagai upaya antisipatif dan preventif lainnya terkait hal-hal yang perlu dilakukan dalam menghadapi wabah virus korona, termasuk dengan merujuk kepada informasi/panduan resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah setempat.

Langkah-langkah yang telah dilakukan oleh KBRI Washington DC adalah sebagai berikut:

  1. Menerbitkan Edaran kepada masyarakat Indonesia di Amerika Serikat, yang berisi himbauan untuk melakukan tindakan preventif guna mencegah dan mempersempit penyebaran COVID-19 di tengah masyarakat. Edaran tersebut akan diperbarui secara berkala sesuai perkembangan terkini dengan merujuk kepada sumber-sumber resmi Pemerintah AS.
  2. Menerbitkan Edaran berisi Prosedur Operasi Standar Pencegahan Penyebaran COVID-19 di lingkungan KBRI Washington DC bagi seluruh staf dan tamu yang berkunjung ke gedung maupun wisma KBRI. Prosedur ini termasuk pemeriksaan suhu tubuh bagi seluruh staf dan tamu sebelum memasuki gedung/wisma KBRI, serta kewajiban membasuh tangan dengan hand sanitizer sebelum melakukan aktivitas kerja di lingkungan KBRI.
  3. Menerbitkan Edaran mengenai penundaan/pembatalan untuk sementara waktu kegiatan pembelajaran (kelas Bahasa Indonesia dan kelas gamelan), kegiatan latihan seni budaya, maupun kegiatan kemasyarakatan dan kegiatan terkait lainnya di gedung/wisma KBRI.
  4. Menyusun Contingency Plan sebagai langkah antisipatif guna memastikan respon cepat dan penanganan yang tepat kepada WNI sesuai perkembangan situasi wabah virus korona.
  5. Menerbitkan konten-konten infografis dan visual melalui media sosial KBRI, yang berisi informasi mengenai pencegahan dan informasi umum perkembangan penyebaran COVID-19 di Amerika Serikat.

Sebagai bentuk penguatan upaya pencegahan dan mitigasi penyebaran COVID-19, KBRI Washington DC tengah melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan koordinasi dan sharing informasi terkini terkait penyebaran COVID-19 dengan KJRI se-Amerika Serikat dan simpul-simpul komunitas Indonesia di Amerika Serikat, yang bertindak sebagai information pool.
  2. Berkoordinasi dan bekerjasama dengan Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (PERMIAS), baik di Washington DC maupun dengan PERMIAS Nasional se-Amerika Serikat untuk memantau kondisi kesehatan para pelajar/mahasiswa Indonesia sehubungan wabah virus korona.
  3. Meluncurkan program “Dokter Online” sebagai bagian dari program “Pos Kesehatan”, bekerjasama dengan WNI/Diaspora dan mahasiswa Indonesia yang memiliki profesi/keahlian di bidang medis/kesehatan. Program ini menyediakan sarana bagi WNI/Diaspora Indonesia untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan khususnya terkait COVID-19 dengan para dokter/tenaga medis Indonesia setempat tanpa harus bertemu secara fisik, terlebih dengan adanya himbauan Pemerintah setempat untuk membatasi perjalanan/pertemuan yang tidak esensial.
  4. Melakukan pembaruan dan verifikasi data WNI sebagai salah satu bagian dari upaya untuk memastikan respon cepat KBRI Washington DC bila diperlukan terutama dalam kondisi darurat.

Saat ini, berdasarkan koordinasi KBRI Washington DC dengan KJRI se-Amerika Serikat, belum terdapat WNI di Amerika Serikat yang terpapar virus korona. KBRI akan terus memantau situasi ini secara intensif.

KBRI juga akan terus menyampaikan perkembangan informasi terkini mengenai penyebaran COVID-19 melalui kanal-kanal informasi digital dan media sosial.

Sebagai bentuk pencegahan, KBRI kembali menghimbau kepada masyarakat Indonesia di Amerika Serikat agar:

  1. Melakukan tindakan preventif sesuai anjuran Centers for Disease Control and Prevention (CDC), diantaranya dengan menjaga kesehatan antara lain dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat; sedapat mungkin menghindari kerumunan publik (social distancing); dan menjaga kebersihan serta sanitasi pribadi dan lingkungan sekitar.
  2. Mengenali dan memahami gejala-gejala COVID-19. Apabila mengalami hal-hal yang diindikasikan sebagai gejala COVID-19, agar tetap tenang dan melakukan langkah-langkah sesuai pedoman yang dikeluarkan CDC.
  3. Menunda/membatalkan kegiatan-kegiatan perjalanan baik domestik maupun internasional, khususnya ke destinasi-destinasi yang menjadi episentrum penyebaran COVID-19.
  4. Menghubungi KBRI Washington DC atau KJRI terdekat bila memerlukan bantuan, melalui nomor hotline sebagai berikut:

KBRI Washington DC: +1 202 569 7996

KJRI Chicago: +1 312 547 9114

KJRI Houston: +1 346 932 7284

KJRI Los Angeles: +1 213 590 8095

KJRI New York: +1 347 806 9279

KJRI San Francisco: +1 415 875 0793.

 

Washington, DC, 13 Maret 2020