COVID-19 Featured

Penjelasan Kebijakan Pembatasan Lalu Lintas Orang dari dan ke Luar Negeri serta Situasi Terkini WNI di Luar Negeri

[Informasi ini juga dapat dilihat pada TwitterFacebook Page, dan Instagram @kbriwashdc serta Youtube Channel KBRI DC]

 

Pokok-Pokok Penjelasan Kebijakan Pembatasan Lalu Lintas Orang dari dan ke Luar Negeri serta Situasi Terkini WNI di Luar Negeri

 

Apakah semua Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri dihimbau untuk segera pulang ke Indonesia terkait COVID-19?

  • Hanya WNI yang berstatus travelers (yang sedang melakukan perjalanan singkat dan tidak menetap) yang dihimbau untuk segera mempercepat kepulangannya ke Indonesia.
  • Alasannya adalah untuk memastikan tersedianya penerbangan ke Indonesia sebelum penutupan tempat-tempat transit. Hal ini menyusul keputusan beberapa negara yang memberlakukan kebijakan lockdown dalam merespons penyebaran COVID-19 di negaranya masing-masing, yang berpotensi besar menghambat perjalanan pulang para WNI
  • Bagi yang WNI bukan berstatus travelers, dihimbau agar tetap mengindahkan peraturan Pemerintah setempat dan tidak memaksakan diri kembali ke tanah air bila tidak terdapat keperluan yang sangat mendesak.
  • Pemegang visa pelajar dan visa kerja dihimbau untuk mempertimbangkan ketersediaan penerbangan kembali ke AS apabila memutuskan kembali ke Indonesia.

 

Apakah Indonesia akan memberlakukan lockdown selama 1 bulan, terhitung mulai tanggal 20 Maret 2020, dan menolak kedatangan WNI?

  • Tidak ada kebijakan lockdown yang menolak kedatangan para WNI travelers.
  • Namun demikian, bagi para WNI yang yang dalam kurun waktu 14 hari terakhir berasal atau bepergian atau berkunjung ke negara-negara berikut:
  1. Republik Rakyat Tiongkok;
  2. Korea Selatan: Kota Daegu dan Propinsi Gyeongsangbuk-do;
  3. Iran;
  4. Italia;
  5. Vatikan;
  6. Spanyol;
  7. Perancis;
  8. Jerman;
  9. Swiss;
  10. Inggris;
    akan melalui proses pemeriksaan kesehatan tambahan dan pengisian
    Kartu Kewaspadaan Kesehatan/Health Alert Card pada saat ketibaan di
    bandara di Indonesia.
  • Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan indikasi awal gejala COVID-19 atau urgensi untuk pemeriksaan lanjut, maka akan dilakukan proses observasi lebih lanjut di fasilitas-fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Indonesia untuk jangka waktu 14 hari.
  • Namun apabila tidak ditemukan, para WNI tersebut dihimbau untuk melakukan karantina secara mandiri selama 14 hari di tempat tinggal masing-masing.

 

Apakah Warga Negara Asing (WNA) tidak boleh berkunjung atau transit ke Indonesia setelah Kebijakan Tambahan efektif diberlakukan pada tanggal 20 Maret 2020?

  • Pemerintah Indonesia tidak melarang WNA untuk berkunjung atau transit ke Indonesia.
  • Namun demikian, dikarenakan adanya penangguhan kebijakan kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), Visa Kunjungan Saat Kedatangan (Visa on Arrival) dan Bebas Visa Diplomatik/Dinas selama 1 bulan terhitung mulai 20 Maret 2020, WNA yang akan berkunjung atau transit ke Indonesia, memerlukan visa kunjungan.
  • Permohonan visa tersebut dapat diajukan ke Perwakilan Indonesia di negara mereka masing-masing dengan menyertakan surat keterangan sehat/health certificateyang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan yang berwenang di masing-masing negara serta riwayat perjalanan dalam kurun waktu 14 hari terakhir.
  • Terhadap WNA yang dalam kurun waktu 14 hari terakhir berasal atau bepergian atau berkunjung ke negara-negara berikut:
  1. Republik Rakyat Tiongkok;
  2. Korea Selatan: Kota Daegu dan Propinsi Gyeongsangbuk-do;
  3. Iran;
  4. Italia;
  5. Vatikan;
  6. Spanyol;
  7. Perancis;
  8. Jerman;
  9. Swiss;
  10. Inggris;
    tidak diizinkan masuk dan transit ke Indonesia.
  • Para pendatang WNA yang masuk dan transit ke Indonesia wajib mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan/Health Alert Card pada saat ketibaan di
    bandara di Indonesia.

 

Penjelasan selengkapnya mengenai Kebijakan Lalu Lintas Dari dan Ke Luar Negeri serta Situasi WNI di Luar Negeri sesuai press briefing oleh Plt. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, pada hari Kamis, 19 Maret 2020, dapat dilihat pada video di bawah ini.
(sumber: Youtube Channel Kementerian Luar Negeri Indonesia)

#NegaraMelindungi #WaspadaCOVID19 #IDNCovid19Update #IndonesianWay