COVID-19 News

KBRI DAN KJRI SE-AS GANDENG PERMIAS UNTUK MERESPON BERSAMA KEBIJAKAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP MAHASISWA ASING

Washington, D.C., AS, 13 Juli 2020: Menanggapi dikeluarkannya kebijakan Pemerintah Amerika Serikat (AS) bagi mahasiswa asing yang mengambil kelas daring/online untuk semester musim gugur tahun 2020, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington, D.C., dan seluruh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di AS (KJRI Chicago, Houston, Los Angeles, New York, dan San Francisco) bergerak cepat melakukan koordinasi dan menggandeng Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS (Permias) untuk merespon bersama kebijakan baru tersebut.

Koordinasi dan respon cepat ini dilakukan sebagai langkah antisipatif dan proaktif, termasuk mengkompilasi data dan memantau langsung perkembangan situasi mahasiswa Indonesia serta kebijakan yang diambil oleh kampus masing-masing di seluruh AS guna memastikan agar mahasiswa/pelajar Indonesia di AS sedapat mungkin tidak terhambat proses studinya akibat kebijakan tersebut.

Pasalnya, aturan baru tersebut menyatakan bahwa mahasiswa asing di AS yang pada semester musim gugur tahun ini secara penuh hanya akan mengambil kelas daring saja (full online class), tidak diperbolehkan untuk tetap tinggal di Amerika Serikat.

Mahasiswa dapat dikecualikan dari aturan tersebut bila mengambil kelas reguler (tatap muka/in-person) atau kelas hybrid (kombinasi pembelajaran daring dan metode langsung di kelas).

KBRI dan seluruh KJRI se-AS juga telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di AS, termasuk mengontak langsung pihak kampus/sekolah, Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS (US ICE), hingga asosiasi pendidikan di AS.

“Untuk memperoleh informasi lebih lanjut sekaligus mencari solusi atas dampak pemberlakuan kebijakan baru tersebut, KBRI dan seluruh KJRI se-AS melakukan komunikasi dan koordinasi berkelanjutan dengan pihak kampus/sekolah tempat belajar para mahasiswa Indonesia di AS,” ujar Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Washington, D.C., Popy Rufaidah.

“Dari aspek perlindungan WNI, Perwakilan RI se-AS akan terus memfasilitasi dan membantu mencarikan solusi terbaik bagi para pelajar dan mahasiswa Indonesia di AS. Kami juga mengimbau agar semua tetap tenang, selalu mengikuti perkembangan ini dari sumber-sumber resmi, dan jika membutuhkan bantuan, dapat menghubungi hotline KBRI dan KJRI se-AS yang dibuka 24 jam,” terang Theodorus Satrio Nugroho, Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler sekaligus Ketua Satgas Covid-19, KBRI Washington, D.C.

Mengingat situasi yang dinamis, koordinasi seluruh Perwakilan RI se-AS baik dengan Permias maupun berbagai pihak terkait di AS akan terus dilakukan guna memastikan agar para pelajar/mahasiswa Indonesia yang tengah belajar di AS tidak terdampak kebijakan tersebut, baik yang terkait kelanjutan program studinya maupun status keimigrasiannya di AS.

 

–0–

KBRI Washington, D.C.
2020 Massachusetts Avenue NW
Washington, D.C. 20036
Phone: +1 (202) 775-5200, Email: socialmedia@embassyofindonesia.org