Uncategorized

Pertama Kali, KBRI WASHINGTON, D.C. Adakan Kelas Online Sinden Jawa

 
Washington, D.C., 3 September 2020: Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk di Amerika Serikat, KBRI Washington, D.C. membuat terobosan dengan membuka pembelajaran sinden Jawa secara online. Bisa jadi, kelas virtual belajar tembang Jawa ini adalah yang pertama kali diadakan di AS, bahkan mungkin di dunia. 
 
Dibuka sejak minggu pertama Agustus 2020, kelas online sinden Jawa berlangsung 2 kali seminggu selama 20 pertemuan hingga akhir Oktober 2020, dan diikuti oleh puluhan peserta, baik masyarakat Indonesia di AS maupun warga AS. 
 
Daerah asal peserta pun sangat beragam dari berbagai wilayah di AS. Disamping para peserta yang tinggal di wilayah sekitar ibukota AS dan kawasan Timur seperti New York, ada pula yang berasal dari wilayah Tengah dan Barat AS, termasuk Negara Bagian Colorado, California, hingga Kota Seattle di Negara Bagian Washington.
 
“Terobosan ini dilakukan agar promosi seni budaya Indonesia di AS terus berjalan walaupun di tengah situasi pandemi,” jelas Kuasa Usaha Ad Interim dan Wakil Duta Besar RI untuk AS, Iwan Freddy Hari Susanto. “Bahkan dengan inovasi ini, dapat menjangkau peserta yang lebih luas dari berbagai penjuru AS tanpa harus bertemu secara fisik,” lanjut Iwan Freddy. 
 
Kelas virtual ini diasuh oleh Muryanto, maestro seni dan budaya Jawa yang sudah puluhan tahun tinggal di AS dan mengabdikan diri di bidang kesenian Indonesia, khususnya Jawa, serta menjadi salah satu mitra utama KBRI Washington, D.C., dalam membantu mempromosikan khazanah seni budaya Indonesia di AS. 
 
“Inilah untungnya kelas online. Peserta bisa datang dari mana-mana,” ujar Muryanto sumringah di sela-sela mengajar sinden Jawa melalui aplikasi Zoom. “Tentu tantangannya ada, karena saya tidak bisa leluasa mengoreksi cara membaca lirik-lirik tembang. Tapi bagaimanapun, saya sangat bersyukur akhirnya bisa kembali ngajar. Sudah kangen nembang bareng.”
 
Muryanto juga berharap pandemi segera berakhir, agar kelas gamelan di KBRI Washington, D.C. yang selama ini juga diasuhnya dapat kembali berlangsung. Biasanya, pengajaran sinden Jawa satu paket dengan gamelan dan tari Jawa tiap Senin dan Kamis malam di KBRI Washington, D.C.
 
“Aku senang bisa belajar nembang lagi. Sudah 3 tahun aku belajar gamelan Jawa dengan Pak Mur. Belajar sinden Jawa baru-baru ini saja. Aku ingin nantinya jadi penyinden!”,” ujar Nicole, salah satu warga AS peserta kelas online.
Nicole, yang juga aktif di National Philharmonic Chorale, Rockville, Maryland ini, sudah bisa menunjukkan kebolehan nembang beberapa langgam Jawa, seperti “Yen Ing Tawang Ono Lintang,” “Dhandanggula Wuyung Pelog Nem,” dan “Tembang Kangen Pathet Nem”. 
Selama sekitar 2 jam sesi online, seluruh peserta tampak bersemangat mengikuti arahan-arahan Muryanto. Beberapa peserta utamanya warga AS tampak berusaha keras mengucapkan kata-kata dalam bahasa Jawa yang dilafalkan “medok”, seperti yang dialami Lois Ann dari California. 
 
 
Walaupun sesekali mengalami kendala sinyal jaringan internet, para peserta tidak berkurang semangatnya. Bahkan semakin lama, para peserta kelas online sinden Jawa terus bertambah. Sebagian ada yang menyempatkan diri langsung bergabung setelah pulang kerja. 
 
“Senang sekali kelas online sinden Jawa ini bisa diadakan. Disamping memang hobby, saya ingin banyak belajar dari Pak Mur. Ternyata banyak juga salah-salah yang baru tahu saat ikut kelas online ini,” ujar Supri Yono, wartawan Voice of America (VoA) yang juga Ketua Paguyuban Tiyang Jawi (PTJ) dan tinggal di Washington, D.C. ini.
 
KBRI Washington, D.C. akan terus melakukan berbagai terobosan promosi seni dan budaya Indonesia di Amerika Serikat khususnya di masa pandemi ini, dengan melibatkan berbagai kelompok/komunitas seni budaya Indonesia yang tersebar di Washington, D.C. dan sekitarnya maupun kota-kota lainnya di AS.