News

Promosikan Investasi Indonesia Di AS, KBRI Washington DC Luncurkan Virtual Investment Briefing SeriesPromosikan Investasi Indonesia Di AS, KBRI Washington DC Luncurkan Virtual Investment Briefing Series

 
 
WASHINGTON, DC, Amerika Serikat: 26/08/2020: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington, DC secara resmi meluncurkan program DC-Indonesia Investment Networking (DIVINE) Series. 

Menurut Kuasa Usaha Ad-Interim/Wakil Duta Besar RI untuk AS, Iwan Freddy Hari Susanto, DIVINE Series merupakan inisiatif KBRI Washington, DC untuk lebih efektif dan berkelanjutan dalam mempromosikan peluang investasi di Indonesia kepada sektor Pemerintah dan swasta di AS, serta untuk memfasilitasi kontak langsung antara investor potensial di AS dengan stakeholders di Indonesia.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung proyek-proyek strategis nasional yang dapat berkontribusi riil terhadap penciptaan lapangan kerja dan pembangunan ekonomi Indonesia”, ujar Iwan Freddy.

Program pertama DIVINE bertajuk ‘‘DIVINE Lifestyle’’ yang dimoderatori oleh Bhima Dwipayudhanto, Minister Counselor Ekonomi KBRI Washington DC ini, membahas 4 (empat) proyek PT Angkasa Pura II di sektor perhotelan, retail, periklanan, dan big data management. 

Program pertama yang terselenggara berkat dukungan dari BKPM, PT. Angkasa Pura II dan Indonesian Investment Promotion Center (IIPC) NY ini, menghadirkan Plt. Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Nurul Ichwan, dan Direktur Transformasi dan Portfolio Strategis PT Angkasa Pura II, Armand Hermawan, serta Muchammad Iqbal selaku Direktur IIPC NY. 

Hadir pula wakil-wakil dari perusahaan maupun konsultan bisnis AS, baik yang berbasis di AS maupun on-the-ground di Indonesia, Kamar Dagang, institusi keuangan internasional AS, serta K/L di Indonesia dan Konsulat Jenderal RI se-AS. 

Sementara itu, dalam paparannya, Plt. Deputi Perencanaan Penanaman Modal BKPM menggarisbawahi peran penting AS sebagai penanam modal utama di sektor infrastruktur Indonesia dan memaparkan mengenai insentif investasi bagi perusahaan AS yang hendak menanamkan modalnya di sektor infrastruktur Indonesia. 

“Akselerasi penanaman modal dan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu strategi kebijakan Pemerintah Indonesia di tengah pandemi. Realisasi penanaman modal asing di Indonesia terbukti masih menunjukkan tren yang positif di beberapa sektor, termasuk transportasi”, ujar Nurul Ichwan. 

Sementara itu, Direktur Transformasi dan Portfolio Strategis PT Angkasa Pura II mengulas mengenai peluang dan teknis proyek PT Angkasa Pura II dalam kerangka pengembangan industri penerbangan dan pariwisata di Indonesia. 

“Kami mengundang perusahaan AS untuk menjadi mitra strategis PT. Angkasa Pura II untuk kita tumbuh bersama ke depannya,” ujar Armand Hermawan.   

Beberapa hal yang menjadi pertanyaan dari peserta, antara lain menyangkut timeline proyek, pemetaan produk/teknologi yang dapat menunjang proyek, dan kesempatan berkonsultasi yang sifatnya tailored. 

Sebagai tindak lanjut dari acara ini, sejumlah perusahaan AS telah menyatakan minatnya untuk menjalin one-on-one sessions dengan PT. Angkasa Pura II dan BKPM. 

DIVINE Series terbukti telah mendapat sambutan yang baik dari stakeholders di Indonesia dan AS yang siap berpartisipasi dalam sesi-sesi selanjutnya dan mencari peluang untuk berkontribusi terhadap proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.